Lewati ke konten →

Bangkitlah, Kasih!

 

Kasih,
mungkin kau bersedih saat mentari terbenam
tapi ingatlah,
dunia tak selalu malam
esok kan kau dengar taluan kokok ayam
menjemputmu dari asa kelam.

Kasih,
mungkin kau gentar saat melihat jeram
tapi percayalah,
tak semua sungai dalam
jangan biarkan rakit kehidupanmu karam
angkatlah kembali semangatmu yang tenggelam.

Kasih,
yakinlah,
hitam tak selamanya mencekam
kubuktikan, tanpa arang api kan padam
maka tak guna kau muram.

Bangkitlah!
Arungi samudera rahmat Rabb semesta alam

Kota Batik, 4 Agustus 2010

Published in Prosodi Hati Umum

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *