Lewati ke konten →

Ahmad Fa'iq Posts

Merdeka!

Aku bilang cinta
Aku bilang merdeka
Namun ketika mereka bertanya
aku tak tahu arti keduanya

Aku berani mati untuk agama dan negara
Dusta!
Hakikatnya aku hanya seonggok manusia
yang cuma pandai beretorika

Lanjut baca Merdeka!

Leave a Comment

ما أضعف نفسي

«ما أضعف نفسي» ما أضعف نفسي                      قد شعرت بشديد العشق إليك إنّ الماضي يستقرّ في قلبي              فلا أستطيع أن أنساك          حاولت أن أكون رجلاً لا مبالي      بل جرح قلبي إذا سمعت حالك          ما أضعف نفسي                     أرجو الله أن يغفرني ويحفظك   جاكرتا، 24-07-2012 الفقير إلى مغفرة ربّه، أحمد فائق (Sekedar prosodi-prosodian, tidak perlu dikaitkan dengan ilmu ‘arudh dan qawafi. Kemampuan bahasa Arab saya juga…

Lanjut baca ما أضعف نفسي

2 Comments

Bait Syair yang Membuat Al-Imâm Ahmad -rahimahullâh- Menangis

Dikisahkan, ada seseorang yang mendatangi Al-Imâm Ahmad dan bertanya kepada beliau, “Wahai Imam, apa pendapat Anda tentang syair ini?” Beliau menjawab, “Syair apakah ini?” Kemudian orang tersebut membaca syair berikut, إذا ما قال لي ربي اما استحييت تعصيني Jika Rabb-ku berkata kepadaku, “Apakah engkau tidak malu bermaksiat kepada-Ku?” وتخفي الذنب عن خلقي وبالعصيان تأتيني Engkau menutupi dosamu dari makhluk-Ku, tetapi dengan kemaksiatan engkau mendatangi-Ku. فكيف أجيبُ يا ويحي ومن ذا…

Lanjut baca Bait Syair yang Membuat Al-Imâm Ahmad -rahimahullâh- Menangis

Leave a Comment

Unduh: VerbAce Pro 1.0.5 (Arabic-English+Indonesia Dictionary)

Tautan Download: VerbAce Pro 1.0.5 (5 MB) Cara Instalasi: Sama seperti proses instalasi software-software lainnya, tinggal next, next, dan next. Untuk kode lisensi, sudah saya cantumkan di note yang berada di folder penginstalan, tinggal di salin dan tempel saja. Software ini, aslinya hanya kamus Arabic-English-Arabic (dengan high-end database, salah satu software kamus Arab terbaik yang pernah saya pakai, karena selain menerjemahkan kata, kamus ini juga bisa menampilkan frase, idiom, dan…

Lanjut baca Unduh: VerbAce Pro 1.0.5 (Arabic-English+Indonesia Dictionary)

One Comment

Cinta pada Pandangan Pertama

Dari dulu saya tak pernah percaya pada makna sebuah frase cinta pada pandangan pertama. Bagi saya, cinta adalah sebuah rasa istimewa yang tidak akan lahir begitu saja. Mencintai tak secepat membuat mie instan. Mencintai juga tak secepat layanan delievery PHD yang katanya cuma 30 menit. Mencintai membutuhkan waktu dan proses yang agak lama. Ya, cinta butuh proses. Mungkin ada di antara kalian yang bertanya, tahu apa kau tentang cinta? Saya…

Lanjut baca Cinta pada Pandangan Pertama

2 Comments

Negeri Para Komentator

لو سكت الجاهل ما انتشر الجهل

“Seandainya orang-orang yang bodoh itu diam, niscaya kebodohan tidak akan tersebar”

Ada komentar menarik yang saya baca hari ini (31/3) di blog anakui.com. Komentar yang cukup mengena, terutama bagi orang-orang yang mau mengambil pelajaran di setiap keadaan. 😀

Salah satu mahasiswa UI (jurusan ‘tertentu’) menulis opininya berkaitan dengan kenaikan BBM. Dia membandingkan harga BBM di Indonesia dengan harga BBM di luar negeri, salah satunya Amerika. Konklusinya –menurut dia- harga BBM di Indonesia sangatlah mahal. Forget it, bukan itu yang menarik perhatian saya, tetapi salah satu komentar di artikel tersebut yang ditulis oleh mahasiswa FE UI.

Lanjut baca Negeri Para Komentator

2 Comments

Makna Ucapan “Bekerjalah untuk Duniamu…”

Seperti biasa, sejak saya tinggal di bilangan Jakarta Barat, saya selalu menunaikan Shalat Jumat di Masjid Komplek Perumahan BULOG. Walhamdulillah, hari ini -28 Oktober 2011- saya mendapat faedah ilmu dari sang khatib. Di tengah khutbah (di tengah? Ya, saya akui saya terlambat ke masjid, tapi dengan udzur syar’i, insyaAllah; hujan deras) beliau menjelaskan tentang perkataan Ibnu ‘Amr –radhiallahu ‘anhumaa– (bukan hadits Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam-): اعمل لدنياك كأنك تعيش أبدا…

Lanjut baca Makna Ucapan “Bekerjalah untuk Duniamu…”

2 Comments

Hermeneutika Kitab Suci

Hari ini, ketika melakukan aktivitas blogwalking, secara tidak sengaja saya disuguhi sebuah artikel yang cukup menggelitik memori saya saat masih mengenyam dunia perkuliahan. Memori tentang kuliah filsafat dasar, tepatnya mengenai metode hermeneutika (sebuah metode yang sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno untuk menginterpretasi manuskrip, naskah, dan lain sebagainya). Berbeda dengan apa yang diungkapkan oleh dosen saya dulu, yang cenderung bermain aman, artikel yang saya baca ini terkesan cukup berani; berani…

Lanjut baca Hermeneutika Kitab Suci

3 Comments