Lewati ke konten →

Ahmad Fa'iq Posts

Menggugat Pengakuan Kita sebagai Pecinta Kucing

Kisah Odeet dan Kucing Korban Cat Abuse Tersebutlah kucing bernama Odeet. Bulunya putih, parasnya cantik. Kecantikannya mirip Princess Odette, tokoh animasi garapan Disney. Tentu saja, bagi pecinta kucing, si Odeet lebih lucu dan menggemaskan. Odeet cukup ceria ketika diajak bermain oleh pemiliknya. Walaupun hobinya tidur dan merebahkan diri, sesekali ia tak segan berlari ke sana ke mari, loncat sana loncat sini. Tak ada yang menyangka bahwa di balik mata birunya,…

Lanjut baca Menggugat Pengakuan Kita sebagai Pecinta Kucing

Leave a Comment

Branding Editor, Penerbit, dan Penulis di Media Sosial

26-27 Oktober 2016, IKAPI Jakarta mengadakan pelatihan yang —tentu saja— ditujukan untuk para pelaku usaha di bidang penerbitan. Pelatihan yang diselenggarakan selama dua hari di MaxOne Hotel Rawamangun tersebut mengusung tema “Peran Editor di Era Digital”. Judulnya memang hanya mengangkat peran editor. Namun, pembahasan dalam pelatihan tersebut meliputi pula sisi penerbit dan penulis. Pada hari pertama, pelatihan diisi oleh Indah Julianti (pegiat media sosial dan pendiri komunitas Emak-Emak Bloger) dan…

Lanjut baca Branding Editor, Penerbit, dan Penulis di Media Sosial

Leave a Comment

Ucapan Ahok, Kata “Pakai” Tetap Penting

“Jangan mau dibohongi pakai Al Maidah 51,” ucap Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu. Perkataan Ahok tersebut tak ayal menjadi viral di Internet. Bola panas pun bergulir. Apalagi kata “pakai” dalam kalimat tersebut sempat hilang di suatu transkrip yang disebarkan. Sebagian (besar) umat Islam merasa ucapan tersebut sebagai bentuk penistaan agama. Ahok telah menuduh Al Qur’an berbohong. Sementara itu, kubu Ahok menyangkalnya dengan menjelaskan adanya kata “pakai”. Argumentasi kembali dibuat…

Lanjut baca Ucapan Ahok, Kata “Pakai” Tetap Penting

Leave a Comment

Prove Me Wrong, Mister Jokowi!

Hari ini, 20 Oktober 2014, bangsa kita melantik presiden baru, Jokowi. Rakyat gegap gempita mengadakan pesta. Selama beberapa masa pergantian kepemimpinan negara yang pernah saya alami, pelantikan inilah yang paling meriah. Bukan sekadar dari sisi pesta rakyat yang diadakan, tetapi juga dari pro dan kontra yang dihadirkan sejak masa pemilihan. Bahkan di detik-detik pelantikan pun masih banyak suara-suara negatif didengungkan. Persoalan asing aseng (yang konon tak sekadar persoalan demarkasi) dan…

Lanjut baca Prove Me Wrong, Mister Jokowi!

Leave a Comment

Jerat-Jerat Jejaring Sosial

Kita hidup di masa ketika arus informasi mengucur deras tanpa kendali, bahkan kita tenggelam dan terhanyut di dalamnya. Untuk mengetahui kabar kawan lama di negeri sana, kita tak perlu repot-repot bertanya, apalagi menemuinya. Kabarnya secara eksklusif nampang di gadget-gadget kita. Bukan cuma kabar baik, kabar putus cintanya pun kita bisa mengetahuinya. Kita tak perlu berlangganan surat kabar untuk mengetahui peristiwa yang terjadi di pelbagai penjuru dunia. Kabarnya secara eksklusif nampang di gadget-gadget kita.…

Lanjut baca Jerat-Jerat Jejaring Sosial

Leave a Comment

Ngomong Sama Kaca

Seringkali kita tahu apa dan mana jalan kebenaran, hanya saja kita merasa berat untuk menapakinya. Seringkali, kita bermaksiat dalam sepi, lupa bahwa ada Rabb yang Maha Melihat dan 2 malaikat yang mencatat. Seringkali, kita sibuk dengan aib dan kesalahan saudara-saudara kita, tetapi lupa dengan aib dan kesalahan diri yang lebih melegamkan hati. Seringkali, kita berharap kesempurnaan saat mencari calon pasangan hidup, tetapi lupa kadar diri sendiri. Seringkali kita berkata, “SUATU…

Lanjut baca Ngomong Sama Kaca

2 Comments

Antara Impi dan Mimpi

Semalam, dalam suatu percakapan tertulis, saya memunculkan kata impi(an) dan mimpi secara bersamaan, tanpa sadar apa perbedaan  antara keduanya. As usual, setelah percakapan selesai, saya selalu membaca ulang riwayat percakapan. Saat itulah saya menemukan kejanggalan dari dua kata tersebut. Hipotesis pertama saya, dua kata tersebut adalah kata yang sama, tetapi salah satunya pasti tidak baku. Pagi ini, di kantor, saya membuka KBBI. Ternyata KBBI menjadikan impi dan mimpi sebagai dua…

Lanjut baca Antara Impi dan Mimpi

Leave a Comment

Copycat is More Dangerous than Tomcat!

“Plagiaris adalah seorang pencuri, sekaligus pendusta.” -Sudigdo Sastroasmoro-

29/01/2013, saya googling untuk mencari referensi beberapa hal berkaitan dengan pekerjaan saya. Google –si mbah yang konon tahu banyak hal- pun memberikan daftar rujukan, salah satunya adalah web Lontar UI. Saya membukanya. Selesai membaca apa yang ingin saya tahu, dan karena sudah terlanjur ada di laman Lontar UI, saya iseng untuk mencari beberapa skripsi karya teman-teman saya. Khususnya teman-teman saya yang telah menulis skripsi berkaitan dengan cabang ilmu linguistik.

Gotcha! Saya menemukan satu skripsi milik teman seangkatan saya saat masih kuliah. Kemudian saya langsung mengunduh. Saya buka dan baca halaman demi halaman. Tetiba saya merasakan kegetiran di bibir. Saya mulai merasakan keanehan ketika melihat jenis font yang tidak konsisten di skripsi tersebut. Ada yang menggunakan font Times New Roman, ada juga yang menggunakan font AGaramond (font favorit saya dan kawan karib saya).

Lanjut baca Copycat is More Dangerous than Tomcat!

3 Comments

DM vs MD

Hari ini, baru memasuki bab pertama pada naskah yang hendak saya edit, saya menemukan satu kalimat yang menarik (lebih tepatnya, membuat saya bingung). “Charles Babbage, seorang profesor matematika di Cambridge, Inggris, dianggap oleh banyak orang sebagai bapak komputer karena dua penemuannya yang luar biasa, yakni mesin komputer mekanis dengan jenis yang berbeda.” (1) Saya sempat bingung dengan struktur frasa yang dicetak miring. Saya terpaku pada satu hukum, yaitu hukum DM…

Lanjut baca DM vs MD

Leave a Comment

Catatan Ringkas untuk Metro Tv dan Media Massa Lainnya

Malam ini (14 September 2012) lini masa twitter saya dibanjiri dengan hujatan-hujatan terhadap Metro Tv tentang pemberitaannya berkaitan dengan isu terorisme. Sepertinya, Metro Tv mengeluarkan pernyataan yang memojokkan Islam, khususnya media dakwah Rohis[1]. Kata ‘sepertinya’ sengaja saya gunakan karena saya sendiri hanya mengetahui berita tersebut melalui akun-akun yang saya ikuti. Saya tidak membaca/mendengar/melihat secara langsung apa yang dikemukakan oleh Metro Tv, baik di tv, situs berita, ataupun akun twitter resmi…

Lanjut baca Catatan Ringkas untuk Metro Tv dan Media Massa Lainnya

Leave a Comment